Kelas IP Address (A,B,C,D dan E) Pada Jaringan Komputer

Belajar IP Address (A,B,C,D dan E) Pada Jaringan Komputer
Image source : Google

 

Apa itu IP Address ?

Perkenalan singkat bagi yang benar-benar awam, IP address dirancang untuk memungkinkan sebuah host dalam suatu network dapat berkomunikasi dengan host lain dalam network berbeda bila dalam dunia keseharian sama dengan no contact baik telp maupun alamat tempat tinggal. beberapa istilah dasar dalam IP addressing dapat di lihat dibawah ini,
Bit          : Satu digit; apakah nilai 1 atau 0
Byte       : Terdiri dari 8 bit
Octet      : Selalu 8 bit
Network address    : Penandaan yang digunakan dalam routing untuk mengirim paket-paket ke remote network
Broadcast address : Digunakan oleh host-host untuk mengirim informasi ke semua node dalam sebuahh network

Kelas – Kelas IP Address

Pada dasarnya, terdapat lima kelas IP address yang dikenal, yaitu kelas A,B,C,D dan E. Akan tetapi yang paling penting dan populer diaplikasikan hanyalah tiga kelas saa; A,B, dan C.

Range IP Class A = 0 – 127

Namun address 127 merupakan loopback address dimana tidak disarankan untuk digunakan dalam addressing host-host. maka dari itu range IP Class A 0 – 126
CONTOH 123.60.10.2
Perhatikan oktet pertama dari IP address disamping, yaitu 123. nilai ini masuk pada range network address 0-126, dengan demikian 123.60.10.2 merupakan IP Address kelas A
sebagaimana diketahui, sebuah IP address seluruhnya terbangun dari 32 bits, di sini IP kelas A mengunkan 8 bits pertama untuk mengidentifikasi network. sedangkan tiga oktet sisanya (24 bits) merupakan porsi address untuk host.
Jumlah valid host yang dapat dipakai pada IP class A antara lain 123.0.0.0 sampai 123.255.255.255 Namun ingatlah bawah nilai 0 dan 255 merupakan valid host Ids, di mana tidak di perkenankan untuk diaplikasikan, maka dari itu jumlah IP Address yang dapat dipakai 123.0.0.1 sampai 123.255.255.254

Range IP Class B = 128 – 191

 

CONTOH 152.45.10.4
Perhatikan oktet pertama dari IP address disamping, yaitu 152. Nilai ini masuk pada range network address: 128-191 dengan demikian termasuk IP Class B
IP kelas B menggunakan 16 bits pertama untuk mengidentifikasi network sebagai bagian dari address. Dua oktet sisanya (16 bits) merupakan porsi address untuk host.
Jumlah valid host yang dapat di pakai pada IP class B antara lain 172.20.0.0 sampai 172.20.255.255. Jadi jika network address 172.20., kita hanya dapat membuat IP Address antara 172.20.0.1 sampai 172.20.255.254.

Range IP Class C = 192 – 223

 

CONTOH 210.100.67.3
Perhatikan Oktet pertama dari IP Address di atas, yaitu 210 Nilai ini masuk pada range network address : 192 – 223 dengan demikian termasuk pada IP Class C
IP Kelas C menggunakan 25 bits pertama untuk mengidentifikasi network sebagai bagian dari address. satu oktet sisanya (8 bits) merupakan porsi address untuk host.
Untuk Kelas C, jumlah valid host yang dapat di pakai, sebagai contoh 192.55.10.0 sampai 192.55.10.255. kita hanya dapat membuat IP Address antara 192.55.10.1 sampai 192.55.10.254.
 

Range IP Class D = 224

 

Pada jaringan IP Address kelas D, 4 bit pertama dari IP Address ini adalah 1 1 1 0. Sedangkan bit sisanya digunakan untuk grup host pada jaringan dengan range IP antara 224.0.0.0 – 239.255.255.255.

IP Kelas D ini digunakan untuk multicasting, yaitu pemakaian aplikasi secara bersama-sama oleh sejumlah komputer. Multicasting berfungsi untuk mengirimkan informasi pada nomor host register. Host-host dikelompokkan dengan meregistrasi atau mendaftarkan dirinya kepada router lokal dengan menggunakan alamat multicast dari range alamat ip address kelas d. Salah satu penggunaan multicast address pada internet saat ini adalah aplikasi real time video conference yang melibatkan lebih dari dua host (multipoint) dengan menggunakan Mbone (Multicast Backbone).

Range IP Class E = 255

 

Pada jaringan IP Address Class E, 4 bit pertama dari IP Address ini adalah 1 1 1 1. IP address Class E mempunyai range antara 240.0.0.0 – 254.255.255.255.

IP kelas E merupakan kelas IP address yang bersifat “eksperimental” atau percobaan. Eksperimen tersebut dipersiapkan untuk penggunaan IP Address di masa yang akan datang. Empat bit pertama selalu diset kepada bilangan biner 1111. 28 bit sisanya digunakan sebagai alamat yang dapat digunakan untuk mengenali host.
Akhir Kata
Terima kasih telah berkunjung jangan lupa untuk share karna berbagi itu indah agar bisa saling membantu bagi teman yang membutuhkan artikel ini, follow juga blog melalui email untuk terus mendapatkan update terbaru dari laman saya.
Share on:

Tinggalkan komentar